FENOMENA NGAJI FILSAFAT DAN SPIRITUAL WELL-BEING (STUDI FENOMENOLOGIS JAMAAH NGAJI FILSAFAT MASJID JENDRAL SUDIRMAN YOGYAKARTA)

Muhammad Rifqi, NIM.: 24200011073 (2026) FENOMENA NGAJI FILSAFAT DAN SPIRITUAL WELL-BEING (STUDI FENOMENOLOGIS JAMAAH NGAJI FILSAFAT MASJID JENDRAL SUDIRMAN YOGYAKARTA). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (FENOMENA NGAJI FILSAFAT DAN SPIRITUAL WELL-BEING (STUDI FENOMENOLOGIS JAMAAH NGAJI FILSAFAT MASJID JENDRAL SUDIRMAN YOGYAKARTA))
24200011073_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (FENOMENA NGAJI FILSAFAT DAN SPIRITUAL WELL-BEING (STUDI FENOMENOLOGIS JAMAAH NGAJI FILSAFAT MASJID JENDRAL SUDIRMAN YOGYAKARTA))
24200011073_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh modernisasi yang hari ini melahirkan krisis spiritualitas dimasyarakat khususnya anak muda. Hal tersebut memunculkan kebutuhan akan ruang pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan spiritual tersebut. Ditengah kebutuhan itu forum ngaji filsafat hadir dengan model kajian keagamaan non-konvensional yang mengkombinasikan antara kajian filsafat dan kajian Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran fenomena ngaji filsafat di Masjid Jenderal Sudirman Yogyakarta serta menganalisis kontribusinya terhadap pembentukan spiritual well-being jamaah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu orang takmir Masjid Jenderal Sudirman, serta enam orang jamaah yang rutin mengikuti kegiatan ngaji filsafat serta dua orang yang pernah ikut kajian. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, ngaji filsafat merupakan fenomena baru dalam kajian keagamaan kontemporer yang mengintegrasikan antara kajian filsafat dan kajian Islam. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran tetapi juga sebagai ruang transformasi pengalaman. Ngaji filsafat juga memiliki kontribusi pada pembentukan spiritual well-being jamaah berdasarkan empat domain utama dalam teori spiritual well-being Fisher. Pada domain personal jamaah mengalami peningkatan kesadaran diri, kemampuan refleksi, pengelolaan emosi, serta penerimaan diri. Pada domain komunal, terbentuk relasi sosial yang inklusif, empatik dan suportif. Pada domain environmental tumbuh kesadaran ekologis. Pada domain transendental jamaah mengalami pendalaman makna ibadah, penerimaan takdir, dan rasa syukur yang mendalam. Penelitian ini menunjukan bahwa ngaji filsafat dapat dilihat sebagai salah satu alternatif sarana untuk mengatasi krisis spiritual dalam bentuk praktik kajian keIslaman yang transformatif dan lebih modern. Ngaji filsafat tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk spiritual well-being.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Maya Fitria, S.Psi., M.A., Psikolog
Uncontrolled Keywords: ngaji filsafat; spiritual well-being
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370.15 Psikologi Pendidikan
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Psikologi Pendidikan Islam
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 28 Jul 2026 15:49
Last Modified: 28 Jul 2026 15:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77701

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum