PEMIKIRAN HUKUM TATA NEGARA TOLCHAH MANSOER: IMPLIKASI TERHADAP KEADILAN DI INDONESIA

Ahmad Wildan, NIM.: 19103070050 (2026) PEMIKIRAN HUKUM TATA NEGARA TOLCHAH MANSOER: IMPLIKASI TERHADAP KEADILAN DI INDONESIA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PEMIKIRAN HUKUM TATA NEGARA TOLCHAH MANSOER: IMPLIKASI TERHADAP KEADILAN DI INDONESIA)
19103070050_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PEMIKIRAN HUKUM TATA NEGARA TOLCHAH MANSOER: IMPLIKASI TERHADAP KEADILAN DI INDONESIA)
19103070050_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Sumber data primer penelitian ini adalah disertasi Tolchah Mansoer berjudul “Pembahasan Beberapa Aspek tentang Kekuasaan-kekuasaan Eksekutif dan Legislatif Negara Indonesia”, sedangkan sumber data sekunder meliputi buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lain yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan dua kerangka teori, yaitu Teori Keadilan John Rawls khususnya Equal Liberty Principle (Prinsip Kebebasan yang Setara), dan Teori Maslahah mursalah. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, pemikiran Hukum Tata Negara Tolchah Mansoer mencakup tiga dimensi: (1) pentingnya pembatasan kekuasaan eksekutif secara konstitusional melalui pemisahan tegas antara kekuasaan eksekutif dan legislatif; (2) urgensi penegakan negara hukum (Rechtsstaat) dengan menjaga independensi lembaga peradilan dari intervensi eksekutif; dan (3) kedaulatan rakyat sebagai prinsip fundamental yang menghendaki partisipasi aktif rakyat melalui lembaga perwakilan. Kedua, dalam perspektif Teori Keadilan John Rawls, pemikiran Tolchah Mansoer tentang pembatasan kekuasaan eksekutif dan independensi peradilan merupakan prasyarat bagi terwujudnya kesetaraan hak-hak dasar seluruh warga negara sebagaimana dikehendaki Equal Liberty Principle; sedangkan dalam kerangka Maslahah mursalah, penegakan negara hukum yang diadvokasi Tolchah Mansoer merupakan kemaslahatan pada tingkat Daruriyat yang menjamin terpeliharanya jiwa, akal, dan harta warga negara. Relevansi pemikirannya terbukti dengan diadopsinya berbagai gagasannya dalam amandemen UUD 1945 pasca-reformasi, khususnya pembatasan masa jabatan Presiden, penguatan fungsi DPR, dan pembentukan Mahkamah Konstitusi. Kata Kunci: Tolchah Mansoer, Hukum Tata Negara, Demokrasi, Keadilan, Maslahah mursalah, Equal Liberty Principle.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Siti Jahroh, S.H.I., M.SI
Uncontrolled Keywords: Tolchah Mansoer, Hukum Tata Negara, Demokrasi, Keadilan, Maslahah mursalah, Equal Liberty Principle
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum > 342 Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (S-1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 07 Sep 2026 14:10
Last Modified: 07 Sep 2026 14:10
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78159

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum