TAFSIR EKOLOGI MUHAMMADIYAH (Analisis Archeology of Knowledge atas Dokumen-dokumen Putusan Muhammadiyah)

Mumtaz Fikri Danasti, NIM.: 23205031105 (2026) TAFSIR EKOLOGI MUHAMMADIYAH (Analisis Archeology of Knowledge atas Dokumen-dokumen Putusan Muhammadiyah). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (TAFSIR EKOLOGI MUHAMMADIYAH (Analisis Archeology of Knowledge atas Dokumen-dokumen Putusan Muhammadiyah))
23205031105_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (TAFSIR EKOLOGI MUHAMMADIYAH (Analisis Archeology of Knowledge atas Dokumen-dokumen Putusan Muhammadiyah))
23205031105_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Komitmen Muhammadiyah terhadap konservasi lingkungan melalui berbagai produk pemikiran keagamaan tampak berhadapan dengan keputusan organisasi terkait penerimaan konsesi tambang dari pemerintah. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana Muhammadiyah mengonstruksi dan memaknai isu ekologi dalam kerangka penafsiran keagamaannya. Sebagai representasi ijtihad institusional, dokumen-dokumen resmi Muhammadiyah memuat formulasi pemahaman terhadap ayat-ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan lingkungan dan menjadi dasar pembentukan wacana ekologinya. Oleh karena itu, penelitian ini membedah basis paradigma tafsir ekologi Muhammadiyah yang termanifestasi dalam dokumen-dokumen resmi tersebut. Penelitian ini berfokus pada rumusan maslalah berikut: 1) Bagaimana metodologi tafsir muhammadiyah mengenai ekologi, 2) Bagaimana basis paradigma tafsir ekologi Muhammadiyah, dan 3) Bagaimana Rekonstruksi Tafsir Ekologi Muhammadiyah dalam merespon isu Lingkungan. Penelitian ini menggunakan prosedur library research yang menggunakan tafsir at-Tanwir, Fikih Air, dan Fikih Kebencanaan sebagai data primer. Data tersebut dikaji menggunakan kerangka teori Archeology of Knowledge yang ditawarkan oleh Michel Foucault. Teori ini mengemukakan bahwa tafsir diproduksi atas adanya discontinuity (ketidaksinambungan) pemahaman dengan produk masa lalu. Dengan demikian, tafsir ekologi Muhammadiyah diproduksi dengan memiliki formasi wacana tersendiri atas pembacaan akan kondisi kekinian. Tafsir ekologi Muhammadiyah muncul sebagai penanda bahwa terdapat diskontinuitas epistemologis yang fundamental dari tafsir klasik. Dari penelitian ini diketahui bahwa tafsir ekologi Muhammadiyah ditulis dengan metode tahlili cum maudhu’i, bercorak adabi ijtima’i, dan ditulis secara jam’i. Adapun formasi wacana tafsir ekologi Muhammadiyah terbentuk atas adanya krisis air dan potensi bencana yang ada di Indonesia. Tafsir ini memproduksi basis paradigma baru berupa objek wacana tafsir masa kini, modalitas penyampaian tafsir yang berbeda, konsep-konsep penafsiran baru, dan strategi penafsiran yang khas sesuai dengan teori arkeologi pengetahuan. Lebih lanjut lagi, penelitian ini bagaimana rekonstruksi tafsir ekologi Muhammadiyah atas problem lingkungan. Hasilnya yakni bahwa tafsir ini mengarahkan pada: 1) Menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi lingkungan, 2) Pemanfaatan IPTEK dan peralihan energi terbarukan, 3) Berhati-hati atas pengelolaan alam secara ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Prof. Dr. Ustadi Hamsah, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Tafsir Ekologi; Muhammadiyah; archeology of knowledge
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 17 Sep 2026 10:32
Last Modified: 17 Sep 2026 10:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78328

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum