MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGUATAN MUTU ORGANISASI DI PESANTREN DARUL AMAN TUNGKOP ACEH BESAR

Tiara Amalia, NIM.: 24204091003 (2026) MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGUATAN MUTU ORGANISASI DI PESANTREN DARUL AMAN TUNGKOP ACEH BESAR. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGUATAN MUTU ORGANISASI DI PESANTREN DARUL AMAN TUNGKOP ACEH BESAR)
24204091003_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PENGUATAN MUTU ORGANISASI DI PESANTREN DARUL AMAN TUNGKOP ACEH BESAR)
24204091003_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Kepemimpinan pesantren pada umumnya masih didominasi oleh laki-laki sehingga praktik kepemimpinan perempuan di lingkungan pesantren menjadi fenomena yang menarik untuk dikaji. Pesantren Darul Aman Tungkop Aceh Besar dipilih sebagai lokasi penelitian karena memberikan ruang kepada pimpinan perempuan untuk menjalankan fungsi manajemen organisasi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan program pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kepemimpinan perempuan, kontribusinya terhadap penguatan mutu organisasi, serta faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan kepemimpinan perempuan di Pesantren Darul Aman Tungkop Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas 9 orang, meliputi pimpinan pesantren, guru, pengurus, dan santri. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data (data display), serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepemimpinan perempuan diterapkan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, pimpinan menetapkan program berdasarkan kebutuhan pesantren dan nilai-nilai keislaman. Pada tahap pengorganisasian, pembagian tugas dan tanggung jawab dilakukan dengan melibatkan unsur pimpinan, guru, pengurus, dan santri. Pada tahap pelaksanaan, program dijalankan melalui koordinasi, komunikasi, keteladanan, serta keterlibatan aktif seluruh warga pesantren. Adapun pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program. x Kontribusi kepemimpinan perempuan terhadap penguatan mutu organisasi meliputi: penguatan sistem manajemen organisasi, budaya organisasi, mutu proses pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyusunan dan evaluasi program, pembinaan dan koordinasi guru serta pengurus, pelaksanaan program pendidikan dan keagamaan seperti pembelajaran kitab kuning, tahfiz Al-Qur’an, muhadharah, suluk, dan tawajjuh. Faktor yang mendukung keberhasilan kepemimpinan perempuan meliputi: keteladanan (uswah hasanah), komunikasi yang humanis dan partisipatif, pembinaan dan pengawasan yang konsisten, serta kemampuan membangun budaya organisasi yang positif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan berkontribusi terhadap penguatan mutu organisasi pesantren melalui penerapan fungsi manajemen yang partisipatif dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kata Kunci: Manajemen Kepemimpinana Perempuan, Mutu Organisasi, Pesantren

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. H. Kardawi, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Manajemen Kepemimpinana Perempuan, Mutu Organisasi, Pesantren
Subjects: Manajemen dan Kebijakan Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam (S-2)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 17 Sep 2026 15:53
Last Modified: 17 Sep 2026 15:53
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78341

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum