PERENCANAAN PRODUKSI PADA NATA DE COCO DENGAN MEMPERTIMBANGKAN VARIASI YIELD HISTORIS (Studi Kasus: CV. Agrindo Suprafood)

Muhammad Hakim, NIM.: 22106060064 (2026) PERENCANAAN PRODUKSI PADA NATA DE COCO DENGAN MEMPERTIMBANGKAN VARIASI YIELD HISTORIS (Studi Kasus: CV. Agrindo Suprafood). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PERENCANAAN PRODUKSI PADA NATA DE COCO DENGAN MEMPERTIMBANGKAN VARIASI YIELD HISTORIS (Studi Kasus: CV. Agrindo Suprafood))
22106060064_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PERENCANAAN PRODUKSI PADA NATA DE COCO DENGAN MEMPERTIMBANGKAN VARIASI YIELD HISTORIS (Studi Kasus: CV. Agrindo Suprafood))
22106060064_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Perencanaan produksi yang tidak mempertimbangkan kondisi aktual proses produksi dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara target produksi, kebutuhan bahan baku, dan kapasitas produksi. Pada produksi nata de coco, variasi yield menyebabkan jumlah produk baik yang dihasilkan dari bahan baku yang sama mengalami perubahan pada setiap periode produksi. Penelitian ini bertujuan menentukan jumlah produksi yang direncanakan berdasarkan variasi yield, menyusun Master Production Schedule (MPS), menentukan kebutuhan bahan baku menggunakan Material Requirement Planning (MRP), serta menganalisis kapasitas produksi menggunakan Rough Cut Capacity Planning (RCCP) pada CV Agrindo Suprafood. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan data produksi selama periode pengamatan bulan Juli 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa yield produksi berada pada rentang 68%–84%, dengan rata-rata sebesar 73,59% dan standar deviasi sebesar 4,38%. Berdasarkan variasi tersebut, jumlah produksi yang direncanakan untuk memenuhi target produk baik sebesar 1.850 kg per hari berada pada rentang 2.202–2.721 kg, dengan total sebesar 68.097 kg selama periode pengamatan. Penyusunan MPS menghasilkan jadwal produksi harian sesuai jumlah produksi yang direncanakan. Hasil MRP menunjukkan kebutuhan bahan baku berupa air kelapa sebesar 74.906,7 liter, gula sebesar 1.157,6 kg, cuka sebesar 408,6 liter, ZA sebesar 544,8 kg, dan starter sebesar 3.541,0 liter. Hasil RCCP menunjukkan kapasitas dibutuhkan sebesar 8.206 jam dan kapasitas tersedia sebesar 10.055 jam, sehingga seluruh stasiun kerja memiliki kapasitas yang mencukupi dan rencana produksi dinyatakan feasible. Kata kunci: nata de coco, perencanaan produksi, Material Requirement Planning, Master Production Schedule, Rough Cut Capacity Planning, yield.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Ir. Syaeful Arief, S.T., M.T., CIPM.,
Uncontrolled Keywords: nata de coco, perencanaan produksi, Material Requirement Planning, Master Production Schedule, Rough Cut
Subjects: 600 Sains Terapan > 670 Teknik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 22 Sep 2026 14:56
Last Modified: 22 Sep 2026 14:56
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78381

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum