MENGELOLA KETIDAKPASTIAN: STRATEGI PENGHIDUPAN MASYARAKAT DESA SAMPUNG AKIBAT PEMBANGUNAN MONUMEN REOG PONOROGO

Cindy Ayunda Fauziah, NIM.: 22107020042 (2026) MENGELOLA KETIDAKPASTIAN: STRATEGI PENGHIDUPAN MASYARAKAT DESA SAMPUNG AKIBAT PEMBANGUNAN MONUMEN REOG PONOROGO. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (MENGELOLA KETIDAKPASTIAN: STRATEGI PENGHIDUPAN MASYARAKAT DESA SAMPUNG AKIBAT PEMBANGUNAN MONUMEN REOG PONOROGO)
22107020042_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (MENGELOLA KETIDAKPASTIAN: STRATEGI PENGHIDUPAN MASYARAKAT DESA SAMPUNG AKIBAT PEMBANGUNAN MONUMEN REOG PONOROGO)
22107020042_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidakpastian sosial-ekonomi dan strategi penghidupan masyarakat Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, akibat pembangunan Monumen Reog Ponorogo yang dimulai pada tahun 2023. Pembangunan monumen di kawasan perbukitan batu kapur menyebabkan berhentinya aktivitas pertambangan sebagai sumber penghidupan utama masyarakat. Di sisi lain, pembangunan yang belum selesai membuat peluang ekonomi baru dari sektor pariwisata belum dapat dirasakan secara nyata. Kondisi tersebut menempatkan masyarakat dalam situasi transisi yang penuh ketidakpastian terkait keberlanjutan penghidupan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk ketidakpastian sosial-ekonomi yang dialami masyarakat serta strategi penghidupan yang dikembangkan untuk menghadapi perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mantan penambang, pedagang, dan tokoh masyarakat Desa Sampung. Penelitian ini juga menyoroti respons masyarakat dalam menghadapi perubahan penghidupan akibat pembangunan yang masih berlangsung. Analisis data mengacu pada teori Masyarakat Risiko dari Ulrich Beck untuk memahami bagaimana risiko pembangunan diproduksi dan direspons oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sampung menghadapi ketidakpastian pendapatan, keberlanjutan usaha, persaingan usaha, realisasi janji pembangunan, serta ketimpangan akses dan dampak. Dalam menghadapi kondisi tersebut, masyarakat mengembangkan strategi penghidupan berupa diversifikasi pekerjaan ke sektor informal, mobilisasi sumber daya keluarga, pemanfaatan modal sosial melalui paguyuban, serta penambangan ilegal sebagai pilihan terakhir. Strategi tersebut masih bersifat jangka pendek dan belum sepenuhnya menjamin keberlanjutan ekonomi rumah tangga. Masyarakat berada dalam kondisi ambivalen antara harapan terhadap pembangunan dan kekhawatiran terhadap ketidakpastian yang terus berlangsung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Nisrina Muthahari, M.A.
Uncontrolled Keywords: ketidakpastian sosial-ekonomi; masyarakat risiko; Monumen Reog Ponorogo; Desa Sampung
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 29 Sep 2026 08:15
Last Modified: 29 Sep 2026 08:15
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78482

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum