PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA SENI LUKIS (STUDI KASUS DI PA YOGYAKARTA)

Toni Sontani, NIM.: 91311469 (1998) PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA SENI LUKIS (STUDI KASUS DI PA YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA SENI LUKIS (STUDI KASUS DI PA YOGYAKARTA))
91311469_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (15MB) | Preview
[img] Text (PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA SENI LUKIS (STUDI KASUS DI PA YOGYAKARTA))
91311469_BAB II sampai BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (29MB) | Request a copy

Abstract

Prinsip keadilan dan kemaslahatan dalam hukum keluarga Islam serta peraturan perundang-undangan menjadi landasan utama dalam penyelesaian sengketa pembagian harta bersama pasca perceraian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya sengketa unik mengenai status hasil karya seni lukis yang dihasilkan oleh suami selama masa perkawinan, di mana karya seni tersebut memiliki kualifikasi objek yang bergantung pada bakat individual namun memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum majelis hakim Pengadilan Agama Yogyakarta dalam menetapkan karya seni lukis sebagai harta bersama serta cara pembagiannya antara suami dan istri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus (case study) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan yuridis-formal dan yuridis-syar'i. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan majelis hakim serta studi dokumentasi terhadap berkas perkara Putusan No. 175/Pdt.G/1994/PA Yogyakarta dan literatur hukum terkait. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif menggunakan metode penalaran induktif dan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim Pengadilan Agama Yogyakarta mengategorikan karya seni lukis yang dihasilkan suami selama perkawinan sebagai harta bersama berdasarkan pertimbangan keadilan (Q.S. An-Nahl: 90) dan kemaslahatan demi pemenuhan kebutuhan serta masa depan anak-anak. Meskipun keahlian melukis merupakan bakat personal, profesi tersebut dilakukan dalam kurun masa perkawinan dan didukung oleh peran istri dalam mengurus rumah tangga (perspektif syirkah abdan). Pembagian harta bersama berupa karya seni lukis tersebut ditetapkan secara riil (langsung) yaitu membagi dua (parate executie) dari jumlah fisik keseluruhan lukisan, dengan mengizinkan bekas istri untuk memilih langsung bagiannya dengan disaksikan hakim dan panitera.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Drs. H. Abd. Salam Arief, MA dan Drs. H. Marwazi NZ. - Digitalisasi
Uncontrolled Keywords: Harta Bersama, Karya Seni Lukis, Perceraian, Pengadilan Agama Yogyakarta, Syirkah Abdan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Peradilan Agama (S1)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 02 Oct 2026 10:13
Last Modified: 02 Oct 2026 10:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78575

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum