Aghitsna Fikamalina Muhaemin, NIM.: 24200011065 (2026) PRAKTIK PENYEMBELIHAN HALAL, STANDARDISASI, DAN KONSTRUKSI OTORITAS KEAGAMAAN DALAM LEMBAGA DAKWAH JULEHA DIY. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PRAKTIK PENYEMBELIHAN HALAL, STANDARDISASI, DAN KONSTRUKSI OTORITAS KEAGAMAAN DALAM LEMBAGA DAKWAH JULEHA DIY)
24200011065_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (PRAKTIK PENYEMBELIHAN HALAL, STANDARDISASI, DAN KONSTRUKSI OTORITAS KEAGAMAAN DALAM LEMBAGA DAKWAH JULEHA DIY)
24200011065_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Penerapan aturan wajib sertifikasi halal di Indonesia menuntut jaminan kehalalan daging sejak tahap penyembelihan untuk menjaga kepercayaan publik dan mutu pangan. Penelitian ini menganalisis pembentukan otoritas keagamaan baru pada lembaga dakwah Juru Sembelih Halal Daerah Istimewa Yogyakarta (JULEHA DIY). Fokus penelitian mencakup dua aspek utama: (1) Cara JULEHA DIY membangun kepercayaan masyarakat melalui keahlian teknis yang terstandardisasi; dan (2) Cara JULEHA DIY menegosiasikan peran kelembagaannya di hadapan regulasi pemerintah serta kebutuhan pasar industri halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui pengamatan langsung pada kegiatan pelatihan dasar (Basic Training) dan Apel Siaga Jagal, wawancara mendalam dengan pengurus, anggota, peserta pelatihan, pelaku usaha pemotongan ayam, serta perwakilan Kementerian Agama, disamping penelaahan dokumen standar kerja dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, JULEHA DIY berhasil membangun otoritas keagamaan baru berbasis penguasaan sepuluh unit kompetensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022 yang dipadukan dengan penguatan ibadah pribadi. Penerapan standar ini membuktikan bahwa proses penyembelihan tidak hanya sah secara agama (halal), tetapi juga bersih, sehat, dan bermutu tinggi (thayyib). Kedua, JULEHA DIY berhasil menyesuaikan diri dengan melengkapi izin hukum resmi, menjalin kerja sama pelatihan bersama Kementerian Agama dan Baznas, serta menggunakan standar teknis yang netral untuk merangkul berbagai kelompok keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil berbasis kompetensi serta dukungan sertifikasi bagi pelaku usaha pemotongan skala kecil dan menengah.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Sunarwoto, S.Ag., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | JULEHA DIY, Otoritas Keagamaan, Penyembelihan Halal, SKKNI |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.7 Bisnis Halal |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Kajian Industri dan Bisnis Halal |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 11:02 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 11:02 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78646 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
