HALAL GLOBAL PRAKTIK LOKAL NEGOSIASI, ADAPTASI, DAN RESISTENSI STANDAR PARIWISATA HALAL DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH

Rizqi Muhammad Rayyan, NIM.: 24200011066 (2026) HALAL GLOBAL PRAKTIK LOKAL NEGOSIASI, ADAPTASI, DAN RESISTENSI STANDAR PARIWISATA HALAL DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (HALAL GLOBAL PRAKTIK LOKAL NEGOSIASI, ADAPTASI, DAN RESISTENSI STANDAR PARIWISATA HALAL DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH)
24200011066_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (12MB) | Preview
[img] Text (HALAL GLOBAL PRAKTIK LOKAL NEGOSIASI, ADAPTASI, DAN RESISTENSI STANDAR PARIWISATA HALAL DI KOTA SABANG PROVINSI ACEH)
24200011066_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (14MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan industri halal global telah mendorong meningkatnya kebutuhan akan standar pariwisata halal yang menjadi acuan berbagai negara dalam mengembangkan destinasi ramah Muslim. Berbagai lembaga internasional seperti Global Muslim Travel Index (GMTI), CrescentRating, dan Standards and Metrology Institute for Islamic Countries (SMIIC) turut membentuk standar tersebut. Namun, implementasinya tidak berlangsung secara seragam karena setiap negara dan daerah memiliki karakteristik hukum, budaya, sosial, dan kelembagaan yang berbeda. Dalam konteks Indonesia, kondisi tersebut semakin kompleks ketika standar nasional berinteraksi dengan kekhususan regulasi Syariat Islam di Kota Sabang melalui Qanun Kota Sabang Nomor 9 Tahun 2019. Oleh karena itu, penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk memahami bagaimana fenomena halal global dan nasional diterjemahkan ke dalam praktik lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses negosiasi, adaptasi, dan resistensi standar pariwisata halal oleh para aktor lokal di Kota Sabang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan memanfaatkan perspektif Teori Glokalisasi, Global Assemblages, dan Teori Praktik Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi standar pariwisata halal di Kota Sabang tidak berlangsung secara linear dari tingkat global menuju lokal. Standar tersebut terlebih dahulu diterjemahkan ke dalam kebijakan nasional, kemudian dinegosiasikan kembali dengan Qanun Kota Sabang Nomor 9 Tahun 2019, otoritas Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), budaya masyarakat, kondisi geografis destinasi pulau, dan kapasitas ekonomi pelaku usaha. Proses tersebut menghasilkan berbagai bentuk adaptasi dan resistensi yang mencerminkan upaya aktor lokal dalam menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap prinsip syariah, tuntutan regulasi, dan kebutuhan pengembangan industri pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pariwisata halal di Kota Sabang merupakan hasil proses re-assemblage yang berlangsung secara dinamis melalui negosiasi, adaptasi, dan resistensi ketika bertemu dengan praktik lokal. Temuan ini memperkaya kajian implementasi pariwisata halal sekaligus memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman interaksi antara standar global, kebijakan nasional, dan praktik lokal dalam pengembangan pariwisata halal di Indonesia.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A.
Uncontrolled Keywords: Adaptasi, Negosiasi, Pariwisata Halal, Resistensi, Standar Pariwisata Halal
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.7 Bisnis Halal
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies > Kajian Industri dan Bisnis Halal
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 05 Oct 2026 11:04
Last Modified: 05 Oct 2026 11:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78647

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum