Ahmad Sukron, NIM.: 94312197 (1999) TRADISI PEMAKAMAN JENAZAH BANGSAWAN PURO PAKUALAMAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (TRADISI PEMAKAMAN JENAZAH BANGSAWAN PURO PAKUALAMAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM)
9312197_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (TRADISI PEMAKAMAN JENAZAH BANGSAWAN PURO PAKUALAMAN DITINJAU DARI HUKUM ISLAM)
9312197_BAB II sampai BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara jelas mengenai tradisi pemakaman jenazah bangsawan di Pura Pakualaman Yogyakarta serta memberikan penilaian dari sudut pandang hukum Islam (fiqh) terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di Pura Pakualaman dengan sifat penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap peninggalan sejarah dan lokasi makam di Girigondo, wawancara bersama Pengageng, Penghulu Pura Pakualaman, dan Juru Kunci Makam Hastana Girigondo, serta studi dokumentasi dan kepustakaan. Data dianalisis menggunakan metode deduktif dengan pendekatan normatif untuk menilai kesesuaian tradisi berdasarkan aturan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pemakaman jenazah di Pura Pakualaman terbagi menjadi tiga tahapan utama: sebelum pemakaman (siraman, membungkus/mengafani, dan menyembahyangkan jenazah), saat pemberangkatan dan pemakaman (upacara pemberangkatan, upacara sumurup, penyerahan selawat, penyebaran udek-udek, serta penguburan), dan setelah pemakaman (selamatan surtanah, nelung dino, mitung dino, matangpuluh dino, nyatus dino, nyewu dino, dan khaul). Dari sudut pandang hukum Islam, tradisi ini mengandung aspek positif seperti upacara sumurup yang mengingatkan keluarga pada kematian dan pentingnya berbakti kepada orang tua. Namun, terdapat pula aspek yang bertentangan dengan syariat Islam karena berpotensi menimbulkan kemusyrikan, merusak kemurnian ajaran Islam, serta perilaku bermegah-megahan melalui pemborosan harta dalam penyebaran bunga, beras kuning, dan uang logam sepanjang jalan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Drs. Supriatna - Digitalisasi |
| Uncontrolled Keywords: | tradisi pemakaman; bangsawan pura pakualaman; hukum islam; akulturasi budaya dan islam; girigondo |
| Subjects: | Islam dan Tradisi |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Peradilan Agama (S1) |
| Depositing User: | Lusia Ega Andriana |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 13:43 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 13:43 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78695 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
