Nur Hayati, NIM.: 89411023 (1994) PARTISIPASI AL-IRSYAD DALAM PBLAKSANAAN PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (SEBUAH ANALISIS SISTEM DAN HISTORISNYA ). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PARTISIPASI AL-IRSYAD DALAM PBLAKSANAAN PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (SEBUAH ANALISIS SISTEM DAN HISTORISNYA ))
89411023_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (16MB) | Preview |
|
|
Text (PARTISIPASI AL-IRSYAD DALAM PBLAKSANAAN PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (SEBUAH ANALISIS SISTEM DAN HISTORISNYA ))
89411023_BAB II sampai BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (40MB) | Request a copy |
Abstract
Pendidikan Islam di Indonesia pada awal abad ke-20 dihadapkan pada dualisme sistemik dan tantangan kebijakan Etis pemerintah kolonial Belanda yang cenderung membawa misi westernisasi dan kristenisasi. Di sisi lain, sistem pendidikan Islam tradisional seperti pengajian langgar dan pondok pesantren masih memiliki keterbatasan dalam merespons perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis secara historis serta sistemis mengenai bentuk partisipasi, penerapan sistem pendidikan, serta hambatan yang dihadapi oleh organisasi Al-Irsyad (Jam'iyat al-Ishlah wal Irsyad) dalam membidangi pembaharuan pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan historis-filosofis. Metode pengumpulan data dilakukan melalui inventarisasi sumber primer (dokumen resmi AD/ART, lambang, dan wawancara) serta sumber sekunder (literatur relevan). Analisis data menggunakan metode deskriptif-kualitatif, komparatif (membandingkan sistem tradisional, kolonial, dan Al-Irsyad), serta analisis-sintesis dan kausalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Bentuk Pembaharuan dan Ideologi: Pembaharuan pendidikan yang dipelopori Al-Irsyad bawah pimpinan Syekh Ahmad Surkati berakar dari pemikiran reformis-salaf modern (seperti Muhammad Abduh). Pembaharuan difokuskan pada gagasan kemurnian akidah/tauhid, penolakan taklid, pembukaan pintu ijtihad, dan prinsip persamaan derajat antar sesama Muslim (kesetaraan tanpa membedakan kafa'ah keturunan). Analisis Sistem Pendidikan Al-Irsyad: Al-Irsyad memperkenalkan sistem pendidikan Islam modern (madrasi) terstruktur dengan penjenjangan kelas (Auwaliyah, Ibtidaiyah, Tajhiziyah, Mu'allimin, dan Takhassus). Sistem ini memadukan materi ilmu-ilmu keagamaan berdasar Al-Qur'an dan Sunnah dengan pelajaran ilmu pengetahuan umum, penggunaan kurikulum yang jelas, sarana-prasarana modern (meja, kursi, papan tulis, buku bergambar), serta metode pengajaran berfikir kritis. Konstruksi Historis dan Hambatan: Kiprah Al-Irsyad secara historis mampu memberikan alternatif pendidikan modern bagi umat Islam dan menjadi penyeimbang terhadap ekspansi sekolah-sekolah kolonial. Hambatan utama yang dihadapi meliputi resistensi sosial-keagamaan dari kelompok konservatif/golongan Sayyid terkait fatwa kesetaraan derajat, serta restriksi dan minimnya dukungan dari pemerintah kolonial Belanda.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Drs. Muhammad Anies, M.A. - Digitalisasi |
| Uncontrolled Keywords: | Al-Irsyad, Pembaharuan Pendidikan Islam, Syekh Ahmad Surkati, Analisis Sistem, Analisis Historis, Pendidikan Madrasi |
| Subjects: | Pendidikan Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam (S1) |
| Depositing User: | Widiyastuti, M.IP |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 10:19 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 10:19 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78793 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
