Rozan Amilatul Afnainiyah, NIM.: 22105050043 (2026) HADIS DALAM KITAB SYARAH TASHIL IBNU MALIK (STUDI TAKHRIJ HADIS). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (HADIS DALAM KITAB SYARAḤ TASHĪL IBNU MALIK (STUDI TAKHRIJ HADIS))
22105050043_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (HADIS DALAM KITAB SYARAḤ TASHĪL IBNU MALIK (STUDI TAKHRIJ HADIS))
22105050043_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Hadis tidak hanya berkedudukan sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur'an, tetapi juga memiliki peran penting dalam perkembangan linguistik Arab karena merepresentasikan bahasa Arab yang fasih. Dalam tradisi ilmu Naḥwu, penggunaan hadis sebagai syāhid lughawī masih diperdebatkan. Berbeda dengan mayoritas ahli nahwu sebelumnya yang lebih mengutamakan Al-Qur'an dan syair Arab, Ibnu Mālik menjadikan hadis sebagai salah satu sumber penguat dalam penyusunan kaidah Naḥwu dan Ṣaraf, khususnya dalam Syarḥ at-Tashīl. Namun, hadis-hadis yang dikutip umumnya hanya dicantumkan dalam bentuk matan tanpa penjelasan mengenai sumber dan kualitasnya, sehingga diperlukan penelitian melalui studi takhrij hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) mengidentifikasi alasan Ibnu Mālik menjadikan hadis Nabi sebagai salah satu dasar penguat dalam kajian linguistik bahasa Arab, khususnya ilmu Naḥwu dan Ṣaraf; dan (2) menganalisis kualitas tujuh hadis yang digunakan dalam Syarḥ at-Tashīl berdasarkan hasil takhrij hadis, sekaligus menjelaskan relevansinya sebagai syāhid lughawī dalam pembentukan kaidah Naḥwu dan Ṣaraf. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan ilmu hadis yang bersifat deskriptif-analitis. Data primer penelitian berupa hadis-hadis yang terdapat dalam Syarḥ at-Tashīl karya Ibnu Mālik, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab hadis, kitab rijāl al-ḥadīṡ, kitab takhrij, buku, serta jurnal ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi terhadap hadis-hadis yang dijadikan sampel penelitian, kemudian dianalisis menggunakan metode takhrij hadis, i‘tibār sanad, penelitian sanad dan matan, serta analisis deskriptif untuk mengetahui kualitas hadis dan karakteristik penggunaannya dalam pembentukan kaidah bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis yang dijadikan objek kajian memiliki kualitas yang dapat diterima sebagai hujah. Dari tujuh hadis yang dianalisis, mayoritas berstatus ṣaḥīḥ, sedangkan sebagian lainnya berstatus ḥasan yang diperkuat oleh jalur periwayatan lain. Meskipun ditemukan beberapa catatan terkait perawi mudallis dan bentuk periwayatan tertentu, kelemahan tersebut dapat tertutupi oleh adanya mutāba‘āt dan syawāhid yang menguatkan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Ibnu Mālik menggunakan hadis tidak hanya sebagai sumber ajaran keagamaan, tetapi juga sebagai sumber data kebahasaan untuk memperkuat kaidah Naḥwu dan Ṣaraf.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Prof. Dr. Nurun Najwah, M.Ag. |
| Uncontrolled Keywords: | Takhrij Hadis, Ibnu Malik, Syarḥ at-Tashil, Syahid Lughawi, Naḥwu, Saraf |
| Subjects: | 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.125 Hadis |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Hadis (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 14:29 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 14:29 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79137 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
