REPRESENTASI HADIS DALAM FILM CINTA RIYADUS SOLIHIN: KAJIAN ENCODING-DECODING STUART HALL

Qhoirin Anisa, NIM.: 24205031021 (2026) REPRESENTASI HADIS DALAM FILM CINTA RIYADUS SOLIHIN: KAJIAN ENCODING-DECODING STUART HALL. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (REPRESENTASI HADIS DALAM FILM CINTA RIYADUS SOLIHIN: KAJIAN ENCODING-DECODING STUART HALL)
24205031021_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (13MB) | Preview
[img] Text (REPRESENTASI HADIS DALAM FILM CINTA RIYADUS SOLIHIN: KAJIAN ENCODING-DECODING STUART HALL)
24205031021_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji “Representasi Hadis dalam Film Cinta Riyadus Solihin: Kajian Encoding-Decoding Stuart Hall”. Latar belakang penelitian ini didasari oleh penggunaan hadis dalam film Cinta Riyadus Solihin yang tidak hanya dihadirkan melalui pembacaan hadis, tetapi juga dikonstruksikan melalui, dialog, tindakan tokoh, konflik, dan unsur-unsur visual dalam alur cerita. Penggunaan Kitab Riyāḍus Ṣāliḥīn sebagai sumber rujukan hadis menunjukkan adanya proses transformasi hadis dari teks keagamaan ke dalam medium audiovisual. Fenomena tersebut penting dikaji untuk melihat bagaimana hadis direpresentasikan dalam film serta bagaimana makna hadis dipahami setelah ditempatkan dalam konteks narasi film. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga rumusan masalah, yaitu, pertama, bagaimana film Cinta Riyadus Solihin mengonstruksikan Kitab Riyāḍus Ṣāliḥīn secara naratif dan sinematik. Kedua, bagaimana makna hadis dalam film Cinta Riyadus Solihin dapat dibacakan dan diinterpretasikan melalui posisi decoding Stuart Hall. Bagaimana implikasi transformasi teks hadis dari teks normatif menjadi narasi audiovisual terhadap fungsi dan pemaknaan hadis dalam film Cinta Riyadus Solihin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan analisis film untuk mengkaji representasi hadis dalam film. Film diposisikan sebagai medium audiovisual tempat hadis dikonstruksikan melalui dialog, tindakan tokoh, alur cerita, konflik dan unsur visual. Sumber data primer berupa film Cinta Riyadus Solihin dan Kitab Riyāḍus Ṣāliḥīn, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kitab Syaraḥ Riyāḍus Ṣāliḥīn, karya-karya Stuart Hall, buku, serta artikel ilmiah yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tekstual terhadap film, dokumentasi berupa transkripsi dialog dan tangkapan layar adegan, serta studi pustaka. Analisis data menggunakan teori representasi Stuart Hall melalui dua tahap, yaitu encoding untuk mengidentifikasi konstruksi representasi hadis secara eksplisit dan implisit dalam film, serta decoding melalui pembacaan intertekstual dengan Syaraḥ Riyāḍus Ṣāliḥīn yang kemudian diklasifikasikan ke dalam posisi dominant-hegemonic reading dan negotiated reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi hadis dalam film Cinta Riyadus Solihin dibangun melalui dua bentuk, yaitu representasi eksplisit melalui pembacaan hadis dari Kitab Riyāḍus Ṣāliḥīn dan representasi implisit melalui tindakan tokoh, dialog, konflik, sorotan kamera, serta perkembangan alur cerita. Representasi tersebut mencakup empat tema utama, yaitu adab makan, berlemah lembut kepada perempuan dan perempuan salehah, hubungan sosial yang meliputi tolong-menolong dan persaudaraan, serta kesabaran. Hasil decoding menunjukkan bahwa hadis tentang kesabaran dan hubungan sosial cenderung berada pada posisi dominant-hegemonic reading karena pesan normatifnya dipertahankan dalam konstruksi film, sedangkan hadis tentang adab makan dan berlemah lembut kepada perempuan berada pada posisi negotiated reading karena pesan hadis tetap dipertahankan, tetapi mengalami penyesuaian dengan konteks cerita dan relasi antartokoh. Transformasi hadis dari teks normatif menjadi narasi audiovisual berimplikasi pada perubahan fungsi hadis, dari sumber ajaran yang dibaca dan dipahami secara tekstual menjadi bagian dari konstruksi narasi yang berfungsi membentuk karakter, mengembangkan konflik, menggerakkan alur, dan menyampaikan nilai keagamaan. Dengan demikian, transformasi medium tidak hanya mengubah bentuk penyampaian hadis, tetapi juga memengaruhi cara makna hadis dikontekstualisasikan dan dihadirkan kepada penonton dalam bentuk pengalaman naratif dan audiovisual.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Subkhani Kusuma Dewi, MA, Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Representasi Hadis, Encoding-Decoding, Cinta Riyadus Solihin
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.125 Hadis
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir - Ilmu Hadis (S2)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 16 Oct 2026 10:02
Last Modified: 16 Oct 2026 10:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79194

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum