AL-QUR’AN TERJEMAHAN BAHASA GORONTALO: VERNAKULARISASI, AGENSI, DAN IDEOLOGI BAHASA

Mukhlis Sore, NIM.: 24205031093 (2026) AL-QUR’AN TERJEMAHAN BAHASA GORONTALO: VERNAKULARISASI, AGENSI, DAN IDEOLOGI BAHASA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (AL-QUR’AN TERJEMAHAN BAHASA GORONTALO: VERNAKULARISASI, AGENSI, DAN IDEOLOGI BAHASA)
24205031093_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (AL-QUR’AN TERJEMAHAN BAHASA GORONTALO: VERNAKULARISASI, AGENSI, DAN IDEOLOGI BAHASA)
24205031093_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa daerah tidak hanya merupakan proses alih bahasa, tetapi juga proses negosiasi antara makna wahyu, sistem kebahasaan, dan budaya lokal. Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Gorontalo (QTBG) merupakan salah satu bentuk vernakularisasi Al-Qur’an yang memperlihatkan perjumpaan antara nilai-nilai Islam dengan falsafah budaya Gorontalo. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji QTBG dari aspek linguistik, kesantunan bahasa, dan lokalitas, kajian mengenai agensi perempuan dalam proses penerjemahan serta penerjemahan ayat-ayat gender masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik QTBG, mengungkap peran perempuan dalam proses penyusunannya, serta menganalisis strategi penerjemahan ayat-ayat yang berkaitan dengan pernikahan, poligami, dan seksualitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan wawancara mendalam terhadap para penerjemah dan informan yang terlibat dalam penyusunan QTBG. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan historis-deskriptif untuk menelusuri sejarah dan karakteristik QTBG, sedangkan teori vernakularisasi Anthony H. Johns digunakan sebagai perangkat analisis untuk menjelaskan proses negosiasi makna antara teks Al-Qur’an dan budaya Gorontalo dalam penerjemahan ayat-ayat gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, QTBG merupakan produk vernakularisasi yang lahir dari kerja kolektif pemerintah daerah, ulama, akademisi, budayawan, dan masyarakat Gorontalo dengan tujuan membumikan Al-Qur’an sekaligus melestarikan bahasa Gorontalo. Kedua, perempuan memiliki agensi yang signifikan dalam tahap awal proses penerjemahan melalui keterlibatan ibu-ibu pengajian sebagai penerjemah awal, meskipun proses validasi akhir tetap dilakukan secara kolektif oleh tim penyelaras dan pentashih. Ketiga, penerjemahan ayat-ayat gender dalam QTBG memperlihatkan adanya strategi adaptasi semantik dan kultural melalui pemilihan diksi yang mempertimbangkan kesantunan berbahasa, nilai timamango, serta pandangan hidup masyarakat Gorontalo. Dengan demikian, penerjemahan tidak hanya berorientasi pada kesepadanan linguistik, tetapi juga pada kesepadanan konseptual dan kultural sehingga menghasilkan terjemahan yang komunikatif tanpa melepaskan pesan utama Al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Phil, Fadhli Lukman, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Vernakularisasi, Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Gorontalo, Agensi Perempuan, Ayat Gender
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir (S2)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 16 Oct 2026 13:28
Last Modified: 16 Oct 2026 13:28
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79222

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum