Dhafin Dzakwan, NIM.: 22102020036 (2026) HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATION DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FoMO) PADA MAHASISWA BARU UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATION DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FoMO) PADA MAHASISWA BARU UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA)
22102020036_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA (1).pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATION DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FoMO) PADA MAHASISWA BARU UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA)
22102020036_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Mahasiswa baru yang berada pada masa transisi ke lingkungan perguruan tinggi menuntut penyesuaian diri, baik secara akademik maupun sosial, sehingga lebih rentan terhadap kecenderungan fear of missing out (FoMO) akibat tingginya intensitas penggunaan media sosial. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan tingkat FoMO adalah kemampuan self-regulation. Peneltiian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dengan fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 371 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik puposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala self-regulation berdasarkan aspek-aspek dari Zimmerman dan skala fear of missing out (FoMO) berdasarkan aspek-aspek dari Przybylski. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson dengan bantuan SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-regulation dengan fear of missing out (FoMO), yang dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,115 dan nilai signifikansi 0,026 (p < 0,05). Artinya, semakin tinggi self-regulation mahasiswa baru, semakin rendah kecenderungan FoMO yang dialami, begitu pula sebaliknya, dialami mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil ini mengindikasikan bahwa self-regulation berkontribusi terhadap penurunan FoMO, tetapi bukan merupakan faktor dominan, sehingga faktor-faktor lain seperti kesepian, perbandingan sosial, dan dukungan sosial juga berperan penting. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling Islam dalam membantu mahasiswa baru mengelola penggunaan media sosial melalui penguatan self-regulation yang berlandaskan nilai-nilai mujahadah an-nafs dan muhasabah. Kata kunci: Fear of Missing Out (FoMO); Self-regulation; Mahasiswa Baru
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Nur Fitriyani Hardi, M.Psi. |
| Uncontrolled Keywords: | Fear of Missing Out (FoMO); Self-regulation; Mahasiswa Baru |
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam (S1) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 12:49 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 12:49 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79523 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
