PENGALAMAN MAHASISWA DIFABEL UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENGEKSPRESIKAN DIRI

Zindagia Mu’tiyantami Al Mubiqoti AEF, NIM.: 21107020029 (2026) PENGALAMAN MAHASISWA DIFABEL UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENGEKSPRESIKAN DIRI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (PENGALAMAN MAHASISWA DIFABEL UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENGEKSPRESIKAN DIRI)
21107020029_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (9MB)
[img] Text (PENGALAMAN MAHASISWA DIFABEL UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA DALAM MENGEKSPRESIKAN DIRI)
21107020029_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Mahasiswa difabel memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan dan mengekspresikan diri dalam kehidupan akademik. Namun, dalam kenyataannya, mereka masih menghadapi berbagai tantangan, seperti hambatan komunikasi, keterbatasan aksesibilitas, serta stigma sosial yang dapat memengaruhi proses ekspresi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman mahasiswa difabel UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mengekspresikan diri serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa difabel mengeskpresikan diri melalui komunikasi, hubungan sosial, keterlibatan dalam organisasi maupun komunitas, pengembangan minat dan bakat, serta melalui karya yang dihasilkan. Eskpresi diri tersebut dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa dukungan sosial dan ekonomi keluarga, keberadaan lingkungan yang inklusif, tersedianya ruang partisipasi dan mengembangkan potensi diri. Sementara itu, faktor penghambat meliputi stigma dan stereotip sosial, kurangnya akomodasi yang layak, hambatan mobilitas dan komunikasi, keterbatasan sistem pendampingan relawan (PLD), serta keterbatasan ekonomi. Berdasarkan analisis menggunakan teori konstruksi sosial, menunjukkan bahwa mahasiswa difabel mengekspresikan diri melalui proses objektivasi, internalisasi, dan eksternalisasi. Konstruksi ini kemudian membentuk makna serta tindakan yang mereka ambil untuk mengekspresikan diri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Dr. Astri Hanjarwati, S.Sos., M.A.
Uncontrolled Keywords: Mahasiswa Difabel, Ekspresi Diri, Konstruksi Sosial
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 29 Oct 2026 09:09
Last Modified: 29 Oct 2026 09:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79559

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum