Rifqoh Rona Rosyada, NIM.: 22104060050 (2026) PEMAHAMAN DAN PERSPEKTIF GURU KIMIA TERHADAP PRINSIP GREEN CHEMISTRY DAN INTEGRASINYA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PEMAHAMAN DAN PERSPEKTIF GURU KIMIA TERHADAP PRINSIP GREEN CHEMISTRY DAN INTEGRASINYA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA)
22104060050_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text (PEMAHAMAN DAN PERSPEKTIF GURU KIMIA TERHADAP PRINSIP GREEN CHEMISTRY DAN INTEGRASINYA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA)
22104060050_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Berdasarkan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 tentang Capaian Pembelajaran (CP) Kurikulum Merdeka, pembelajaran IPA dalam fase E dilakukan secara Unit of Inquiry untuk menyelesaikan masalah atau isu lingkungan dari berbagai sudut pandang, termasuk kimia. Kimia hijau dapat diintegrasikan sebagai salah satu konteks isu lingkungan namun tidak selalu tersampaikan dengan baik. Kimia hijau adalah perancangan ulang produk dan proses kimia yang ada untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Pemahaman guru menjadi aspek penting dalam pelaksanaan integrasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman dan perspektif guru kimia terhadap prinsip kimia hijau dan integrasinya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deduktif terhadap guru kimia yang mengajar di SMA/MA di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta pengodean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dari lima guru memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep kimia hijau dengan kemampuan dapat menjelaskan konsep kimia hijau dan terdapat tiga guru memiliki pemahaman prinsip kimia hijau dengan kemampuan dapat menjelaskan penerapan konsep kimia hijau dalam pembelajaran yang sejalan dengan prinsip kimia hijau. Kemudian tiga guru berperspektif bahwa pembelajaran kimia sesuai dengan CP dan membangun kesadaran lingkungan. Sedangkan dua guru lainnya memilih tidak menerapkan kimia hijau dalam pembelajaran dengan anggapan tidak ada materi tersebut dalam Kurikulum Merdeka. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia hijau masih dipengaruhi kebijakan kurikulum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Nina Hamidah, S.Si., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Kimia Hijau, Pemahaman Guru, Perspektif Guru, Pembelajaran Kimia |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371.1 Guru, Tenaga Pendidik, Tenaga Pengajar |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 13:32 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 13:32 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79592 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
