PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI LEMAH (DHUAFA) DENGAN PEMBIAYAAN QARDHUN HASAN PADA BMT FASTABIQ DI DESA TAMBAHARJO KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI

Karyadi, NIM.: 02231231 (2009) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI LEMAH (DHUAFA) DENGAN PEMBIAYAAN QARDHUN HASAN PADA BMT FASTABIQ DI DESA TAMBAHARJO KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img] Text (PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI LEMAH (DHUAFA) DENGAN PEMBIAYAAN QARDHUN HASAN PADA BMT FASTABIQ DI DESA TAMBAHARJO KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI)
02231231_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (13MB)
[img] Text (PEMBERDAYAAN MASYARAKAT EKONOMI LEMAH (DHUAFA) DENGAN PEMBIAYAAN QARDHUN HASAN PADA BMT FASTABIQ DI DESA TAMBAHARJO KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI)
02231231_BAB II sampai BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB) | Request a copy

Abstract

Peran strategis BMT dalam pemberdayaan masyarakat menjadi konsisten dan akan lebih terarah sesuai tujuannya yang dapat dilihat dari kegiatan ekonomi BMT yang mempunyai kegiatan sosial (Baitul Mal) dan kegiatan bisnis (at-Tamwil). Kegiatan sosial ekonomi BMT dilakukan dengan gerakan zakat, infaq sadaqah dan waqaf. Hal ini merupakan keunggulan BMT dalam upaya pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah. Dengan adanya pola pinjaman sosial (qardhun hasan) sebagai salah satu produk BMT, maka BMT tidak memiliki resiko kerugian dari kredit macet yang dialokasikan untuk masyarakat paling miskin, karena produk qardhun hasan, bersifat non profit oriented. Jika BMT sebagai Baitul Mal berfungsi sebagai lembaga sosial, maka BMT sebagai Baitul Tamwil berfungsi sebagai lembaga bisnis yang profit oriented. Dalam menjalankan fungsi ini, BMT memberikan pembiayaan dengan konsep syariah, antara lain mudharabah dan musyarakah (bagi hasil), jual beli (murabah, salam, istisna') dan ijarah (sewa), rahn (gadai), dan sebagainya. Salah satu rumusan permasalahan yang bisa diangkat adalah pelaksanaan pembiayaan bebas bunga (zero-interest loan). khususnya pada BMT Fastabiq di desa Tambaharjo Pati terhadap pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah (dhuafa) serta nilai-nilai ajaran dakwah pada pembiayaan Qardun Hasan bagi perkembangan pemberdayaan bagi masyarakat ekonomi lemah (dhuafa). Produk pembiayaan Qardun Hasan yang dikeluarkan diharapkan bisa menjadi salah satu program pemberdayaan yang bertujuan bahwa jumlah nasabah setelah dilakukan pemberdayaan dengan berbagai program dan produk yang dikeluarkan oleh BMT Fastabiq bisa mengalami peningkatan dan jika dilihat dari perkembangan dan pemanfaatan dana pembiayaan akan semakin meningkatkan pendapatan mata pencaharian nasabah yang cukup signifikan. Selain itu, ada nilai-nilai dakwah yang secara tidak langsung dapat diambil dari layanan qardhun hasan ini bagi para nasabahnya yaitu salah satunya adalah sebagai sebuah pinjaman dana bebas bunga (zero-interest loan) atau tanpa imbalan kepada pihak peminjam. Ini adalah salah satu wujud nyata dari sistem ekonomi syariah yang jauh dari unsur riba.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Drs. H. Zainudin, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Qardhan Hasan; pembiayan; simpanan; tabungan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 307.2 Pemberdayaan Masyarakat
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam (S1)
Depositing User: Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id]
Date Deposited: 28 Oct 2026 12:34
Last Modified: 28 Oct 2026 12:34
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79602

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum