PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TEPUNG TAPIOKA DI DESA NGEMPLAK KIDUL KABUPATEN PATI

MUHAMMAD ANAS SYAFIUDDIN - NIM. 05380014, (2010) PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TEPUNG TAPIOKA DI DESA NGEMPLAK KIDUL KABUPATEN PATI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TEPUNG TAPIOKA DI DESA NGEMPLAK KIDUL KABUPATEN PATI)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TEPUNG TAPIOKA DI DESA NGEMPLAK KIDUL KABUPATEN PATI)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (582kB)

Abstract

Desa Ngemplak Kidul yang terletak di Kabupaten Pati merupakan salah desa yang terkenal dengan produksi tepung tapioka. Banyak industri-industri tepung tapioka yang berdiri di desa tersebut, baik itu industri kecil maupun industri besar. Namun sekarang ini jumlahnya berkurang, kebanyakan industri-industri kecil jarang sekali berproduksi. Tepung tapioka bukan termasuk jenis kebutuhan pokok yang harus dibutuhkan semua masyarakat, hanya orang-orang tertentu saja yang membutuhkannya, terutama para pelaku industri yang bahan baku menggunakan tepung tapioka. Jual beli tepung tapioka di Desa Ngemplak Kidul bahwa tepung tapioka yang dijual adalah hasil campuran yaitu penjual mencampur tepung tapioka yang berkualitas baik dengan tepung tapioka yang kualitasnya kurang baik. Dalam hal ini pihak penjual sepenuhnya tidak menceritakannya kepada pembeli, bahwa tepung yang dijualnya adalah hasil campuran. Apabila pembeli ingin membeli tepung tapioka, pembeli hanya ditunjukkan contohnya saja oleh penjual. Untuk itu bagaimanakah praktik jual beli tepung tapioka di Desa Ngamplak Kidul Kabupaten Pati dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik jual beli tepung tapioka di Desa Ngemplak Kidul tersebut. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang dipakai penyusun adalah penelitian lapangan (field reseach), dan sifat penelitiannya adalah diskriftif. Untuk melakukan pendekatan penelitian, penyusun menggunakan pendekatan normatif. Adapun langkah-langkah dalam teknik pengumpulan data adalah dengan sample,wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan cara berfikir deduktif. Pandangan hukum Islam terhadap praktek jual beli tepung tapioka di Desa Ngemplak Kidul Kabupaten Pati sudah sesuai dengan hukum Islam, karena ditinjau dari objek jual beli, akad jual beli, subyek jual beli semuanya sudah memenuhi syarat-syarat dan rukun jual beli. Walaupun disni penjual tidak menceritakan kepada pembeli bahwa tepung tapioka yang dijual adalah hasil campuran antara tepung tapioka yang kualitasnya bagus dicampur dengan tepung tapioka yang kulitasnya kurang bagus. Namun penjual membedakan harga antara tepung tapioka yang campuran dengan tepung tapioka yang bukan campuran. Apabila dianalis menggunakan hukum Islam bahwa jual beli tepung tapioka dianggap sah berdasarkan adat ('urf) yang dilakukan oleh penjual, karena ada faktor-faktor tertentu penjual melakukan pencampuran tersebut. Namun adat ('urf) yang dipakai penjual tepung tapioka adalah 'urf fasid, dimana 'urf tersebut tidak boleh untuk memeliharanya. Berarti, apabila penjual ingin menjual tepung tapioka yang hasil campuran tersebut harus diceritakan kepada penjual, agar tidak menimbulkan suatu perselisihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : DRS. MOCHAMAD SODIK, S.Sos., M.Si., ABDUL MUGHITS, S. Ag., M. Ag.
Uncontrolled Keywords: jual beli, hukum Islam, tepung tapioka
Subjects: Ekonomi Islam
Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 11 Sep 2012 13:45
Last Modified: 19 May 2016 04:14
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3597

Actions (login required)

View Item View Item