NILAI DAMAI ANTAR UMAT AGAMA DALAM KOMUNITAS SULING BAMBU NUSANTARA YOGYAKARTA

Arjuna Tanjung, NIM.: 18105020038 (2022) NILAI DAMAI ANTAR UMAT AGAMA DALAM KOMUNITAS SULING BAMBU NUSANTARA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (NILAI DAMAI ANTAR UMAT AGAMA DALAM KOMUNITAS SULING BAMBU NUSANTARA YOGYAKARTA)
18105020038_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (NILAI DAMAI ANTAR UMAT AGAMA DALAM KOMUNITAS SULING BAMBU NUSANTARA YOGYAKARTA)
18105020038_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa dalam proses membangun dan merawat nilai damai antar umat agama perlunya sebuat wadah dan alat. Komunitas Suling Bambu adalah komunitas yang bergerak dalam ranah seni musik sebagai wadah pemersatu bangsa dimana suling sebagai alatnya. Objek penelitian adalah tindakan-tindakan individu antar umat agama dalam Komunitas Suling Bambu Nusantara Yogyakarta. Fokus atau tujuan penelitian ada dua. Pertama, untuk mengkaji konstruksi nilai damai antar umat agama. Kedua, mengkaji faktor-faktor peluang dan tantangan Komunitas Suling Bambu Nusantara dalam bina damai. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Kualitatif, sumber data primer dan sekunder, analisis deskriptif dan jenis data lapangan. Teknik Pengumpulan data meliputi Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Teknik pengolahan data yang penulis gunakan adalah metode deskriptif teknik analisis data kualitatif. Untuk mengkaji lebih dalam menggunakan teori rasionalitas nilai dan afektif Max Weber serta pendekatan sosiologi antropologi agama dan budaya yaitu mengenai kearifan lokal. Hasil penelitian ini adalah Suling sebagai media utama pembentukan konstruksi nilai damai antar umat agama dan dan dipengaruhi oleh kemajemukan anggota komunitas yang terdiri dari tiga agama. Agama Islam dengan konsep menjaga hubungan manusia dengan Allah, Manusia dengan Manusia, sedangkan Agama Katolik memiliki konsep hukum cinta kasih , dan Agama Baha‟i penuh dengan nasihat nasihat kehiduapan. Berangkat dari asumsi keyakinan dan menjadikan suling sebagai upaya melatih kesabaran, untuk saling menghargai dan menghormati, tolong menolong dan salaing mencintai. Suling memiliki empat ruang lingkup, suling sebagai komersial, suling sebagai sebagai sarana hiburan, suling sebagai mengungkapkan ekspresi dan suling sebagai vibrasi “jalan menuju Tuhan”. Peluang suling bambu dalam bina damai, kampanye kurangi sampah plastik, menjadikan kurikulum pendidikan nasional dan untuk melatih kesabaran. Tantangan nya adalah mempertahankan netralitas dalam komunitas, penerus estafet suling, transformasi digital dan masalah konsisten keikutsertaan dalam kegiatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Dr. Roma Ulinnuha, S. S., Hum.
Uncontrolled Keywords: Agama, Nilai Damai, dan Komunitas Suling Bambu
Subjects: Studi Agama Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Studi Agama Agama (S1)
Depositing User: S.Sos Sofwan Sofwan
Date Deposited: 04 Oct 2022 15:59
Last Modified: 04 Oct 2022 15:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/53866

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum