SISTEM NILAI BUDAYA DALAM TRADISI LABUHAN SARANGAN (TINJAUAN ANALISIS SEMIOTIK)

Wafiq Imamah, NIM.: 19105010003 (2023) SISTEM NILAI BUDAYA DALAM TRADISI LABUHAN SARANGAN (TINJAUAN ANALISIS SEMIOTIK). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (SISTEM NILAI BUDAYA DALAM TRADISI LABUHAN SARANGAN (TINJAUAN ANALISIS SEMIOTIK))
19105010003_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (SISTEM NILAI BUDAYA DALAM TRADISI LABUHAN SARANGAN (TINJAUAN ANALISIS SEMIOTIK))
19105010003_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tradisi Labuhan Sarangan merupakan salah satu tradisi tahunan yang dilakukan masyarakat Kelurahan Sarangan. Tradisi ini masih dijunjung tinggi dan dipraktikkan oleh masyarakat setempat di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Tradisi Labuhan Sarangan ini pada dasarnya merupakan wujud penghormatan dan syukur kepada Allah SWT. Wujud syukur dilakukan dengan pelarungan tumpeng nasi dan tumpeng hasil bumi (hasil panen petani) ke telaga. Penelitian ini membahas nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Tradisi Labuhan Sarangan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dan pemaknaan oleh masyarakat sekitar Kelurahan Sarangan, utamanya generasi muda terhadap tradisi Labuhan Sarangan. Jenis penelitian ini disebut kualitatif, dan tidak memerlukan kuantifikasi (tidak terdapat perhitungan didalamnya). Sumber data utama untuk penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Sarangan selama pelaksanaan Tradisi Labuhan Sarangan. Sumber data kedua dalam penelitian ini berasal dari penelitian kepustakaan, artikel, jurnal, skripsi, dan sumber terkait lainnya. Penelitian ini memanfaatkan jenis data lapangan yang dimaksudkan untuk menangkap fakta-fakta yang ada di masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan filosofis dengan deskriptif empiris dan normatif, yang hadir dalam Tradisi Labuhan Sarangan. Teori dalam penelitian ini mengacu pada semiotika Roland Barthes, sehingga memungkinkan analisis Tradisi Labuhan Sarangan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan adanya tradisi ini bertujuan sebagai wujud syukur atas segala rezeki, kenikmatan, keberkahan, dan keselamatan dari Allah SWT. Terdapat beberapa nilai-nilai budaya dalam Tradisi Labuhan Sarangan. Dalam tradisi ini nilai-nilai budaya meliputi nilai perilaku, nilai simbol, dan nilai kepercayaan. Selanjutnya terdapat penandaan dalam analisis semiotika Roland Barthes ini yang berawal dari tanda, denotasi, konotasi, dan mitos. Penandaan tersebut termuat dalam prosesi Labuhan Sarangan yang terdapat didalamnya yakni pemandian dan penyembelihan kambing kendit, tumpeng gono bahu, tumpengan kecil, panggang ayam, dan ambengan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Rizal Al Hamid, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Tradisi Labuhan Sarangan, Nilai-Nilai Budaya, Semiotika
Subjects: Budaya dan Agama
Islam dan Tradisi
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah dan Filsafat Islam (S1)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 27 Oct 2023 09:42
Last Modified: 27 Oct 2023 09:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/61917

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum