Rahning Asri Anum, NIM.: 17101010010 (2021) Al-Sardu Al-Ra’wiyu fi Al-Qissati Al-Qasirati “Ra’aytu Al-Nakhl” Li Radwa ‘Asyur (Dirasah Tahliliyah Ikolojiyah Adabiyah. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (Al-Sardu Al-Ra’wiyu fi Al-Qissati Al-Qasirati “Ra’aytu Al-Nakhl” Li Radwa ‘Asyur (Dirasah Tahliliyah Ikolojiyah Adabiyah))
17101010010_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Al-Sardu Al-Ra’wiyu fi Al-Qissati Al-Qasirati “Ra’aytu Al-Nakhl” Li Radwa ‘Asyur (Dirasah Tahliliyah Ikolojiyah Adabiyah)
17101010010_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi ini berjudul Narasi Pastoral dalam cerpen Ra’aytu al-Nakhl karya Radwa „Ashour: Kajian Ekologi Sastra. Peneliti menggunakan teori ekologi sastra dan kajian pastoral milik Terry Gifford sebagai pendekatannya. Objek material penelitian ini adalah cerpen karangan Radwa „Ashour berjudul Ra’aytu al-Nakhl. Penelitian ini dibatasi pada perilaku-perilaku dan peristiwa-peristiwa yang dikaji dari dalam teks atau penelitian objektif sastra. Indikasi-indikasi kritik ekologi dianalisis dari unsur intrinsik cerpen yaitu perilaku para tokoh dengan latarnya. Ditemukan delapan tokoh yang dibagi menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan, dua latar tempat dan dua latar waktu, serta alur cerita.. Untuk latar tempat ditemukan latar desa yang letaknya di dataran tinggi Mesir dan kota yaitu di Kairo. Kairo digambarkan dalam cerpen sebagai kota metropolitan. Latar waktu terdiri atas musim dingin dan masa lalu. Unsur tokoh dan latar menjadi landasan untuk mengungkap narasi pastoral dalam cerpen ini yang dipusatkan pada perilaku tokoh Fauziyah yang tinggal di kota metropolitan, akan tetapi memiliki perilaku yang sensitif lingkungan. Sedangkan alur cerita yang terdapan di dalam cerpen ini adalah alur campuran. Hasil analisis unsur-unsur pastoral adalah ditemukannya tokoh Fauziyah yang awalnya hidup di desa kemudian pindah ke kota yang berperilaku sensitif lingkungan. Narasi ini tampak ketika tokoh Fauziyah dibandingkan dengan tokohtokoh lainnya yang tinggal di kota yang berperilaku acuh terhadap lingkungan. Berikut lima unsur-unsur narasi pastoral yang ditemukan dalam dalam cerpen; 1. Bucolic ditemukan pada narasi perilaku Fauziyah dan keluarganya yang beternak dan perilaku penduduk desa yang bekerja sebagai petani. 2. Idylls ditemukan pada perilaku Fauziyah yang ramah lingkungan meski telah tinggal di kota seperti giat menanam tanaman dan menjaga kebersihan tempat kerjanya 3. Nostalgia ditemukan pada perilaku Fauziyah yang bermimpi sebagai pertanda dia merindukan kehidupannya di desa. 4. Georgic ditemukan pada perilaku penduduk desa yang menganggap pertanian sebagai sumber kehidupan mereka. 5. Wacana retreat dan return ditemukan pada perubahan perilaku Fauziyah yang kembali menyukai tanaman setelah kepindahannya ke Kairo.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Moh. Wakhid Hidayat, S.S., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | narasi pastoral; lingkungan Mesir; ekokritik |
| Subjects: | Kesusastraan Arab > Bahasa dan Sastra Arab - Analisis Teks |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1) |
| Depositing User: | Drs. Mochammad Tantowi, M.Si. |
| Date Deposited: | 11 Sep 2021 09:47 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 09:08 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/44211 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
