AL-JURHU AN-NARJISI LI SIGMUND FRUID WA AL-ANFU AL-USRI LI AL-ABI FI AL-AQSUSAH AL-JARIMAH AL-UDZMA LI NAWAL AL-SAA’DAWI

Munawarah, NIM.: 16110017 (2021) AL-JURHU AN-NARJISI LI SIGMUND FRUID WA AL-ANFU AL-USRI LI AL-ABI FI AL-AQSUSAH AL-JARIMAH AL-UDZMA LI NAWAL AL-SAA’DAWI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (AL-JURHU AN-NARJISI LI SIGMUND FRUID WA AL-ANFU AL-USRI LI AL-ABI FI AL-AQSUSAH AL-JARIMAH AL-UDZMA LI NAWAL AL-SAA’DAWI)
16110017_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA (1).pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (AL-JURHU AN-NARJISI LI SIGMUND FRUID WA AL-ANFU AL-USRI LI AL-ABI FI AL-AQSUSAH AL-JARIMAH AL-UDZMA LI NAWAL AL-SAA’DAWI)
16110017_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR (1).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini berjudul “Al-Jurhu an-Narjisi li Sigmund Fruid wa al-Anfu al-Usri li al-Abi fi al-Aqsusah al-Jarimah al-Udzma li Nawal al-Saa’dawi”. Cerpen ini mengisahkan tentang pembunuhan oleh seorang tokoh ayah kepada ibu si narator yang kemudian disebut oleh tokoh narator sebagai kejahatan terbesar. Ibu dan narator menjadi korban dari ayah yang hanya mencintai dirinya dan melakukan apa saja demi dirinya sendiri tanpa memikirkan anak dan istrinya. Teori yang digunakan dalam menganalisis cerpen ini adalah teori narsisisme Sigmund Freud. Teori ini menjelaskan tentang kecintaan seseorang yang sangat berlebihan terhadap dirinya, dan kebutuhan akan pengakuan dari orang-orang di sekelilingnya. Jika orang-orang di sekelilingnya tidak mengakui eksistensi dirinya, maka seorang narsisistik seperti yang dijelaskan Sigmund Freud akan mengalami luka nasrsisistik. Temuan dalam kajian ini adalah, tokoh ayah dalam cerpen Kejahatan Terbesar karya Nawal el-Saadawi mengalami luka narsisistik. Luka narsisistik ayah mengakibatkan terjadinya kekerasan domestik. Bentuk kekerasan domestik ayah adalah ia menyakiti anak dan membunuh istrinya. Ada tiga faktor yang menjadi pemicu dari kekerasan domestik yang diakibatkan luka narsisistik tokoh ayah, yaitu: a) sejak dari awal tokoh ayah memiliki perilaku narsistik, b) perilaku narsistik ayah terlegemitimasi di wilayah publik (narsisisme kolektif), c) tokoh ayah mengalami luka narsisistik saat mengetahui bahwa narator (anak kandungnya) mencintai ibunya dan sama sekali tidak mencintai ayahnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Mustari, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Al-Jarimah al-Udzma, Kekerasan Domestik, Luka Narsisistik, Nawal El-Saadawi, Sigmund Freud
Subjects: Kesusastraan Arab > Bahasa dan Sastra Arab - Analisis Teks
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User: Muh Khabib SIP.
Date Deposited: 11 Oct 2021 14:38
Last Modified: 11 Oct 2021 14:38
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/45263

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum