AL-SYIRA’ AL-IJTIMA’IY FI AL-RIWAYAH 17 RAMADAN LI JURJI ZAYDAN (DIRASAH TAHLILIYAH IJTIMA’IYAH LI LEWIS ALFRED COSER)

Khoiru Syuhud, NIM.: 17101010002 (2022) AL-SYIRA’ AL-IJTIMA’IY FI AL-RIWAYAH 17 RAMADAN LI JURJI ZAYDAN (DIRASAH TAHLILIYAH IJTIMA’IYAH LI LEWIS ALFRED COSER). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (AL-SYIRA’ AL-IJTIMA’IY FI AL-RIWAYAH 17 RAMADAN LI JURJI ZAYDAN (DIRASAH TAHLILIYAH IJTIMA’IYAH LI LEWIS ALFRED COSER))
17101010002_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (AL-SYIRA’ AL-IJTIMA’IY FI AL-RIWAYAH 17 RAMADAN LI JURJI ZAYDAN (DIRASAH TAHLILIYAH IJTIMA’IYAH LI LEWIS ALFRED COSER))
17101010002_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berjudul Al- Syira’ al-Ijtima’iy fi al-Riwayah 17 Ramadan li Jurji Zaydan (Dirasah Tahliliyah Ijtima’iyah li Lewis Alfred Coser) menyajikan analisis konflik sosial dan fungsi konflik sosial untuk masyarakat dalam novel 17 Ramadan karya Jurji Zaidan. Novel ini berisi tentang peristiwa pembunuhan Imam Ali, perebutan kekuasaan, keadaan kelompok Khawarij, pengkhianatan, dan fitnah yang dibuat oleh kelompok Umayyah. Peneliti akan membahas tiga rumusan masalah utama, yaitu apa saja unsur intrinsik yang terkait dengan penemuan konflik sosial novel 17 Ramadan, bagaimana konflik sosial dalam novel 17 Ramadan, dan apa saja fungsi positif konflik dalam novel 17 Ramadan. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori konflik sosial Lewis Alfred Coser (1913-2003) yang membagi bentuk konflik menjadi dua: konflik realistis dan konflik non realistis. Coser memiliki pemikiran bahwa konflik tidak selalu menunjukan fungsi negatif. Tetapi, konflik dapat pula menimbulkan dampak yang positif dalam masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis, yakni dengan mendeskripsikan konflik dan fungsi sosial yang disusul dengan analisis. Sumber data penelitian ini adalah novel 17 Ramadan karya Jurji Zaidan tahun 1900 sebagai sumber data primer. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukan tujuh konflik sosial yang terbagi atas empat konflik realistis, yaitu konflik antara sebagian umat Islam dengan Imam Ali, konflik antara Muawiyyah dengan Imam Ali, konflik antara Qutham dengan Sa’id, konflik antara Amr bin al-Ash dengan sebagian pendukung Imam Ali, dan tiga konflik non realistis yaitu, konflik antara Qutham dan Imam Ali, konflik antara Sa’id dan Imam Ali, konflik antara Ibn Muljam dan Imam Ali. Dari ketujuh konflik tersebut masing ditemukan fungsi positifnya, yaitu pertahanan struktur kelompok terjadi pada konflik antara sebagian umat Islam dengan Imam Ali, media komunikasi terjadi di tiga konflik, yaitu konflik antara Muawiyyah dengan Imam Ali, konflik antara Amr bin al-Ash dengan kelompok pembela Imam Ali, dan konflik antara Sa’id dan Imam Ali menetapkan dan menjaga garis batas antar dua kelompok terjadi pada konflik antara Qutham dan Sa’id, meningkatkan solidaritas antar individu dan kelompok terjadi pada konflik antara Qutham dengan Imam Ali, dan meningkatkan interaksi antara individu atau kelompok terjadi pada konflik antara Abdurrahman bin Muljam dengan Imam Ali.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Moh. Wakhid Hidayat, S.S.,M.A.
Uncontrolled Keywords: 17 Ramadan, Konflik Sosial, Fungsi Konflik Sosial
Subjects: Kesusastraan Arab > Bahasa dan Sastra Arab - Analisis Teks
Kesusastraan Arab > Novel - Fiksi
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 06 Jul 2022 13:29
Last Modified: 06 Jul 2022 13:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/51759

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum