PARADIGMA EKOTEOLOGI MUHAMMADIYAH (ANALISIS TERHADAP HADIS-HADIS DALAM FIKIH AIR DAN FIKIH KEBENCANAAN)

Haringun Trisiwi Adhi Rachmawati, NIM.: 23205032028 (2025) PARADIGMA EKOTEOLOGI MUHAMMADIYAH (ANALISIS TERHADAP HADIS-HADIS DALAM FIKIH AIR DAN FIKIH KEBENCANAAN). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PARADIGMA EKOTEOLOGI MUHAMMADIYAH (ANALISIS TERHADAP HADIS-HADIS DALAM FIKIH AIR DAN FIKIH KEBENCANAAN))
23205032028_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (15MB) | Preview
[img] Text (PARADIGMA EKOTEOLOGI MUHAMMADIYAH (ANALISIS TERHADAP HADIS-HADIS DALAM FIKIH AIR DAN FIKIH KEBENCANAAN))
23205032028_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (47MB) | Request a copy

Abstract

Krisis lingkungan global yang terjadi saat ini tidak lagi hanya berdimensi ekologis-fisik, tetapi juga moral-spiritual, sehingga menuntut akan perlunya respons aktif yang teologis dari berbagai pihak termasuk institusi keagamaan. Muhammadiyah, melalui Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT), merespons ini dengan merumuskan produk ijtihad kontemporer berupa Fikih Air dan Fikih Kebencanaan. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan akademik dengan menganalisis secara epistemologis konstruksi ekoteologi yang mendasari produk-produk tersebut, khususnya ditinjau dari aspek interpretasi hadis sebagai salah satu sumber normative yang diigunakannya. Rumusan masalah utama penelitian ini adalah (1) Bagaimana hadis-hadis dalam produk Fikih Air dan Fikih Kebencanaan diinterpretasikan dan diposisikan dalam merespon krisis ekologis? dan (2) Bagaimana konstruksi paradigma ekoteologi Muhammadiyah berbasis hadis dari kedua produk fikih tersebut?. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interpretasi hadis dalam merespons krisis ekologis, serta mengkonstruksi paradigma ekoteologi Muhammadiyah berbasis hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka kerja filosofis Hermenutika Environmentalisme yang memposisikan krisis ekologis sebagai imperatif hermeneutis. Kerangka teoritis utama yang digunakan adalah Muslim Environmentalism untuk menganalisis kaitan antara nilai keagamaan dan praktik lingkungan , dan Teori Paradigma Islam Kuntowijoyo untuk sintesis-konseptual paradigma. Alur analisis dilakukan secara sistematis: Pertama, dilakukan Analisis Hermeneutika Environmentalisme terhadap hadis-hadis kunci dalam Fikih Air dan Fikih Kebencanaan, meliputi uji validitas hadis (takhrij) dan analisis interpretasi kelembagaan MTT, untuk menemukan makna relevan (kontekstualisasi). Dari proses ini, diekstraksi tiga pilar nilai ekoteologis fundamental: Nilai Intrinsik, Nilai Keterhubungan, dan Nilai Kebertanggungjawaban. Kedua, dilakukan Konstruksi Paradigma melalui proses objektifikasi nilai-nilai tersebut menjadi sebuah ilmu atau kerangka kerja pengetahuan yang memiliki landasan ontologis dan epistemologis fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis dalam kedua produk fikih tersebut diinterpretasikan dan diposisikan tidak sekadar sebagai dalil justifikasi statis, melainkan sebagai fondasi epistemik yang generatif untuk membangun kerangka etika teologis-praktis. Temuan utama adalah terkonstruksinya etika lingkungan Muhammadiyah yang bersandar pada tiga pilar nilai: Nilai Intrinsik (mengakui nilai esensial setiap elemen kosmos), Nilai Keterhubungan (menegaskan hubungan integralistik dan kausalitas antar-elemen kosmos), dan Nilai Kebertanggungjawaban (menuntut aktualisasi etika dalam praktik ekologis yang sistemik). Konstruksi Paradigma Ekoteologi Muhammadiyah yang dihasilkan adalah kerangka kerja yang dinamis, berorientasi praktis, dan bersifat integralistik, dengan tujuan akhir yang jelas: “ecotheology promoting environmental sustainability”. Paradigma ini berfungsi mentransformasi kesadaran teologis (deep structure) menjadi kesadaran kognitif yang secara determinan mengorientasi praktik ekologis. Batasan penelitian ini secara spesifik hanya berfokus pada analisis hadis dalam dua produk putusan Majelis Tarjih dan Tajdid: Fikih Air dan Fikih Kebencanaan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Supervisor: Dr. Agung Danarta, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Environmentalisme, Ekoteologi, Fikih Muhammadiyah, Hadis
Subjects: 200 Agama > 297 Agama Islam > 297.125 Hadis
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur'an dan Tafsir - Ilmu Hadis (S2)
Depositing User: Muh Khabib, SIP.
Date Deposited: 08 Jan 2026 14:13
Last Modified: 08 Jan 2026 14:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/75009

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum