Elisa Herlinawati, NIM.: 21107020044 (2025) PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KONSEP KECANTIKAN PADA SISWI DI SMK CITRA MEDIKA KOTA MAGELANG. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KONSEP KECANTIKAN PADA SISWI DI SMK CITRA MEDIKA KOTA MAGELANG)
21107020044_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KONSEP KECANTIKAN PADA SISWI DI SMK CITRA MEDIKA KOTA MAGELANG)
21107020044_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kecantikan merupakan sebuah kebutuhan bagi kaum perempuan. Tampil cantik bagi perempuan dapat menunjang sikap percaya diri dalam setiap aktivitasnya dalam berbagai kegiatan. Kecantikan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bahkan di lingkungan yang semestinya berfokus pada pendidikan dan pengembangan karakter, seperti sekolah. Viral di media sosial video penyitaan kosmetik di kalangan anak sekolah karena melanggar tata tertib. Pelanggaran tata tertib sekolah oleh siswi melalui penggunaan kosmetik mencerminkan adanya standar kecantikan yang dikonstruksi secara sosial di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengambilan data dilakukan melalui observasi dengan melihat lingkungan di SMK Citra Medika Kota Magelang, wawancara mendalam dengan mengajukan beberapa pertanyaan, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksi sosial Peter L. Berger (Eksternalisasi, Obyektivasi, dan Internalisasi). Teori konstruksi sosial dipilih karena dapat membantu menjelaskan bagaimana standar kecantikan tidak muncul begitu saja, tetapi dibentuk oleh lingkungan sosial seperti sekolah. Teori konstruksi sosial juga menjelaskan bagaimana aturan sekolah menjadi kebiasaan yang diterima, serta bagaimana siswi menyesuaikan diri atau bahkan menolak aturan tersebut sesuai dengan pandangan siswi sendiri. Penelitian ini menemukan bahwa standar kecantikan di SMK Citra Medika Kota Magelang tidak dimaknai secara bebas oleh siswi. Sekolah membentuk aturan tertulis yang melarang penggunaan kosmetik berlebihan, ditemukan ketidakkonsistenan antara aturan dan praktik di lapangan. Salah satu contoh adalah kerja sama sekolah dengan brand kosmetik “SADA” dalam kegiatan Beauty Class, yang memperkenalkan produk kosmetik kepada siswi. Masuknya produk komersial ke lingkungan sekolah menunjukkan bahwa konstruksi kecantikan yang dibentuk tidak sepenuhnya bebas dari pengaruh konsumsi. Sekolah secara tidak langsung melakukan negosiasi dengan nilai-nilai pasar di tengah upayanya menanamkan kesederhanaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Kanita Khoirun Nisa, S.Pd. MA. |
| Uncontrolled Keywords: | kecantikan; siswi; lingkungan sekolah; Peter L. Berger; konstruksi sosial |
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 301 Sosiologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1) |
| Depositing User: | Muchti Nurhidaya [muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id] |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 08:20 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 08:20 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76149 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
