شعر التفعيلة لأحمد عبد المعطي حجازي في ديوانه مدينة بلا قلب (دراسة تكليلية في العروض الجديد) = SHI'IR AL TAF'ILAH LI AHMAD ABDUL MU;TI HIJAZI FI DIWANAH MADINAH BILA QALB: DIRASAH TAHLILIYYAH FI AL 'ARUD AL JADID

Sofyan Hamdani, NIM.: 20101010075 (2024) شعر التفعيلة لأحمد عبد المعطي حجازي في ديوانه مدينة بلا قلب (دراسة تكليلية في العروض الجديد) = SHI'IR AL TAF'ILAH LI AHMAD ABDUL MU;TI HIJAZI FI DIWANAH MADINAH BILA QALB: DIRASAH TAHLILIYYAH FI AL 'ARUD AL JADID. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (شعر التفعيلة لأحمد عبد المعطي حجازي في ديوانه مدينة بلا قلب (دراسة تكليلية في العروض الجديد))
20101010075_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (شعر التفعيلة لأحمد عبد المعطي حجازي في ديوانه مدينة بلا قلب (دراسة تكليلية في العروض الجديد))
20101010075_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Berbagai eksperimen pembaharuan telah muncul dalam puisi Arab modern yang berntentangan dengan bentuk-bentuk puisi Arab tradisional seperti munculnya genre puisi taf’ilah. Dan kemunculan puisi taf’ilah ini di era modern mendorong para kritikus untuk menuliskan teori baru untuk Arudl puisi taf’ilah, salah satunya adalah Mahmud Ali As-saman. Ahmad Abdul Mut’thi Hijazi menggunakan bentuk puisi taf’ilah disebagian besar puisinya dalam diwan yang berjudul “Madinatu Bila Qalbin”. Penelitian ini berjudul “Puisi Taf’ilah Ahmad Abdul Mut’thi Hijazi di dalam diwannya Madinatu Bila Qalbin (studi ilmu arudl modern). Dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan arudl modern menurut Mahmud Ali As-saman. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode deskriptif analisis untuk mengetahui bahr, taf’ilah, zhihaf dan illatnya yang digunakan dalam puisi taf’ilah di dalam diwan ini serta karakteristik puisi taf’ilah didalam diwan “Mainatun Bila Qalbin”. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut : (1) bahr-bahr yang digunakan puisi taf’ilah dalam diwan Ahmad Abdul Mu’thi Hijazi yang berjudul “Madinatun Bila Qalbin” adalah bahr kamil, bahr ramal, bahr wafir, bahr rajaz dan bahr mutadarak. Zhihaf yang digunakan dalam puisi taf’ilah diwan ini diantaranya zhihaf idlmar, zhihaf habn, zhihaf tayy dan zhihaf ashb. Dan illat yang dipakai diantaranya illat hadadz, illat tadzyil, illat qashr dan illat tasy’its. Dan taf’ilah yang digunakan dalam puisi taf’ilah diwan ini adalah semua taf’ilah yang digunakan dalam puisi klasik dan taf’ilah baru yang tidak ada dalam puisi klasik masuk kedalam puisi taf’ilah sebagaimana taf’ilah “فاعل ” dengan lam dhammah pada bahr mutadrak dalam puisi taf’ilah diwan ini. (2) aspek-aspek khusus puisi taf’ilah dalam diwan ini antara lain : Pertama, penggunaan satu syatr pada puisinya. Kedua, kebebasan dalam jumlah taf’ilah dari satu syatr ke syatr lainnya. Ketiga, puisi taf’ilah tidak mengharuskan dalam penggunakan satu qafiyah dan Keempat puisi taf’ilah menggunakan perubahan-perubahan baru yang tidak ada pada puisi klasik disamping menggunakan perubahan-perubahan yang sudah ada di dalam puisi klasik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: Umi Nurur Ni'mah, S.S M.Hum.
Uncontrolled Keywords: شعر التفعيلة، السمان، مدينة بلا قلب، أحمد عبد المعطي حجازي، العروض, Puisi Taf’ilah, As-saman, Madinatun Bila Qalbin, Ahmad Hijazi, Arudl
Subjects: 800 Sastra (Literature) > 890 Sastra Lain-lain > 892.7309 Analisis - Kesusastraan Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User: Muh Khabib
Date Deposited: 22 Apr 2026 10:57
Last Modified: 27 Oct 2026 13:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/76198

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum