Yunita Hemalia, NIM.: 23202011004 (2026) KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM MEMBANGUN IDENTITAS KEBERAGAMAAN INKLUSIF DI SIMPUL IMAN COMMUNITY YOGYAKARTA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text
23202011004_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text
23202011004_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis bagaimana praktik komunikasi lintas agama di Simpul Tman Community (STMC) Yogyakarta dalam mengonstruksi identitas keberagamaan inklusif diantara para anggotanya. Urgensi penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk menelaah mekanisme komunikasi yang dapat mengubah cara pandang individu menjadi lebih inklusif dan humanis di tengah risiko konflik horizontal dalam masyarakat multikultural. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal dan paradigma fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 14 informan (pengurus, anggota, pendamping, tokoh agama dan mitra eksternal), observasi partisipan, serta studi dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap bahwa konstruksi identitas keberagamaan inklusif berlangsung melalui proses reduksi prasangka yang dimediasi oleh STMC sebagai ruang fasilitator pertemuan lintas agama. Tnteraksi yang bersifat repetitif, intensif, dan substantif berhasil mereduksi prasangka antar kelompok melalui peningkatan pengetahuan lintas agama dan pembentukan hubungan interpersonal yang menekankan dimensi afektif. Praktik komunikasi dialogis dalam komunitas ini tercipta dalam iklim yang sehat, terbuka, dan humanis karena didukung oleh kedekatan emosional (bonding) melalui aktivitas kolektif seperti live-in, diskusi santai, dan budaya populer. Tdentitas sosial anggota terbentuk dalam pola dual in-group membership yaitu sebagai pemeluk agama tertentu sekaligus bagian dari STMC, dimana keterbukaan terhadap agama lain tetap berakar kuat pada iman masing-masing dan bukan merupakan bentuk relativisme. Proses ini termanifestasi dalam nilai passing over to coming back, yaitu keberanian melintasi batas keagamaan untuk kemudian kembali dengan perspektif yang lebih reflektif dan kaya terhadap agamanya sendiri. Secara keseluruhan, sikap inklusif di STMC merupakan hasil pengalaman langsung melalui dialog dan kolaborasi sosial yang efektif membangun kepercayaan antarumat beragama di tengah pluralitas konteks Yogyakarta. Kata kunci Simpul Tman Community Yogyakarta, Komunikasi Lintas Agama, Tdentitas Keberagamaan Tnklusif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Mohammad Zamroni, S.Sos.T., M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Simpul Tman Community Yogyakarta, Komunikasi Lintas Agama, Tdentitas Keberagamaan Tnklusif. |
| Subjects: | Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1) |
| Depositing User: | S.Sos Sofwan Sofwan |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 14:59 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 14:59 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/77906 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
