DURASID, 00110254 (2005) AL SALAWAT AL WAHIDIYAH LI KYAI ABDUL MAJID MA'RUF: Dirasah Tahliliyah al Binyawiyah al Genetikiyah. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (Al Salawat al wahidiyah li Kyai Abdul Majid Ma'ruf: dirasah tahliliyah al Binyawiyah al Genetikiyah)
00110254_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (Al Salawat al wahidiyah li Kyai Abdul Majid Ma'ruf: dirasah tahliliyah al Binyawiyah al Genetikiyah)
00110254_BAB II sampai BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (14MB) | Request a copy |
Abstract
Lahimya sebuah karya sastra di tengah-tengah masyarakat merupakan hasil imajinasi pengarang serta refleksinya terhadap gejala-gejala social di sekitarnya. Oleh karena itu, kehadiran karya sastra merupakan bagian dari cermin kondisi social masyarakat di sekitamya. Pengarang sebagai subjek individual mencoba menghasilkan pandangan dunianya kepada subjek kolektifnya. Signifikansi yang dielaborasikan subjek individual terhadap realitas social di sekitamya menunjukkan sebuah karya berakar pada kultur tertentu dan masyarakat tertentu. Berdasarkan hal itu, ketertarikan peneliti terhadap Sholawat Wahidiyah sebagai objek material penelitian yang lahir dari tangan Abdul Majid Ma'ruf karena memiliki signifikansi terhadap realitas social di mana karya ini diciptakan. Sholawat Wahidiyah yang lahir sebagai karya sastra dalam genre puisi ini tersirat pengungkapan adanya kondisi social masyarakat dalam keadaan terpuruk secara kultural dan moral, meskipun isi konkrit dari karya ini adalah sebuah doa. Kemampuan Abd Madjid dalam gramatika bahasa arab terlihat dalam kelihiannya menata kalimat-kalimat syair yang begitu indah, sehingga semakin mempertinggi nilai-nilai sastrawi yang ada pada karya ini. Dalam membedah karya Sholawat Wahidiyah ini, guna mengetahui elaborasi bentuk struktumya dengan realitas social, maka objek formal penelitiannya menggunakan teori strukturalisme genetic. Strukturalime genetic merupakan teori pendekatan sastra yang dikembangkan Lucien Goldman. Teori ini merupakan sebuah counter ketidakpuasan Goldman pada teori strukturalisme mumi yang menganggap bahwa karya sastra merupakan bentuk otonom yang tidak memiliki keterikatan dengan pandangan dunia pengarang dan realitas social. Padahal karya sastra merupakan hasil dari subjek individual dalam mengungkapkan pandangan dunianya tentang realitas social. Untuk mengkaji Sholawat Wahidiyah dengan pendekatan strukturalisme genetic, langkah pertama adalah menganalisis karya ini pada unsur-unsur intrinsik, yakni guna mengetahui struktur lahir dan struktur bathinnya, kemudian dilanjutkan dengan unsur-unsur ekstrinsik, yakni guna mengetahui pandangan dunia pengarang serta realitas social yang melatarbelakangi lahimya karya ini. Langkah kedua adalah menghubungkan unsur-unsur intrinsic dengan ekstrinsik guna mengetahui keterkaitan antar kedua unsure pembangunnya, sehingga karya ini layak disebut sebagai karya sastra secara formalitas-struktural dan karya sastra yang mampu merefleks-rkan pandangan dunia pengarang dan realitas social.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Salawat Wahidiyah, Abdul Majid Ma'ruf, strukturalisme genetik |
| Subjects: | Kesusastraan Arab > Analisis Strukturalisme |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1) |
| Depositing User: | Wahyani , MIP |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 14:43 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 14:43 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78675 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
