AL MANSUBAT FI AWAKHIRI AYAT SURAT AL FURQAN: dirasah tahliliyah nahwiyah

MUHAMAD UBAIDILLAH EFFENDI, NIM.: 01110446 (2006) AL MANSUBAT FI AWAKHIRI AYAT SURAT AL FURQAN: dirasah tahliliyah nahwiyah. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (Al Mansubat fi awakhiri ayat Surat al Furqan: dirasah tahliliyah nahwiyah)
01110446_BAB I_BAB PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (Al Mansubat fi awakhiri ayat Surat al Furqan: dirasah tahliliyah nahwiyah)
01110446_BAB II sampai BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Keindahan al-Qur'an diantaranya terletak pada kesamaan dalam i'rab atau bunyi huruf dalam setiap akhir ayat-ayatnya. Seperti yang terdapat dalam Surat an-­Naas yang mempunyai kesamaan bunyi sekaligus kesamaan I'rab pada setiap akhir ayatnya. Hal ini juga terdapat dalam surat al-Furqon, dimana pada setiap akhir ayatnya memiliki kesamaan l'rab, yaitu I'rab Nashab. i'rab adalah perubahan huruf terakhir kata (dalam kalimat) karena perbedaan amil-amil yang memasukinya, baik secara lafal maupun perkiraan. rrab terbagi menjadi empat macam, yaitu l'rab rafa', l'rab nashab, l'rab khafadh, dan l'rab jazm. i'rab nashab memiliki lima tanda, yaitu fatkhah, alif, kasrah, ya' dan menghilangkan huruf nun. I'rab nashab bisa masuk dalam kalimat fi'il, yaitu pada fi'il mudhari' apabila ada 'amil-'amil nashab yang masuk. 'Amil-'amil tersebut adalah; an, Ian idzan, kay. Adapun isim yang dinashabkan ada 14 macam, yaitu maful bih, mashdar, zharaf makan, zharaf zaman, haal, tamyiz, mustatsna, munada, isim inna, maf'ul liajlih, maf'ul ma'ah. khabar kaana, isim inna, maf'ul zhanna, dan lafadz-lafadz yang di nashabkan, yaitu; na'at, taukid, 'athaf, dan badal, yang mengikuli lafadz sebelumnya. Pada surat al-Furqon, yang merupakan golongan surat-surat Makkiyah dan terdiri dari 77 ayat, memiliki kesamaan bunyi di akhir ayatnya berupa I'rab nashab, yang merupakan kalimat isim, dan kesemuanya bertanda fatkhah (tanwin). Dari sini akan dicari jenis-jenis isim yang di nashabkan tersebut termasuk dalam golongan mana?, kemudian menganalisisnya dengan menjelaskan kedudukan isim-isim tersebut dalam sebuah kalimat, disertai sebab-sebab nashabnya. Kemudian dijelaskan jenis tanwin apa yang ada di akhir ayat surat al-Furqon tersebut. Metode pendekatannya adalah melalui pendekatan nahwiyah, dan pisau analisanya dengan metode deskriptif analitik, yaitu menyelidiki masalah dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subyek atau obyek berdasarkan fakta-fakta yang ada, kemudian menganaJisanya, dan diteruskan dengan menarik kesimpulan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Supervisor: NURAIN, S.Ag., M.Ag. - Digitalisasi
Uncontrolled Keywords: Surat al Furqan, kajian nahwu, isim dinasab
Subjects: al Qur'an > Qur'an - analsis bahasa
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1)
Depositing User: Wahyani , MIP
Date Deposited: 06 Oct 2026 09:03
Last Modified: 06 Oct 2026 09:03
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78694

Share this knowledge with your friends :

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum