Nur Halisa Tri Maharani, NIM.: 21101010044 (2025) ترجمة رواية تفاح المجانين ليحيى يخلف ومشكلة التكافؤ على مستوى الكلمة فيها = TARJAMATU RIWAYATI TUFFAH AL MUJANIN LI YAHYA YAKHLIF WA MUSHKILATU AL TAKAFU'I 'ALA MUSTAWA AL KALIMAH FIHA). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.
|
Text (ترجمة رواية تفاح المجانين ليحيى يخلف ومشكلة التكافؤ على مستوى الكلمة فيها)
21101010044_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (ترجمة رواية تفاح المجانين ليحيى يخلف ومشكلة التكافؤ على مستوى الكلمة فيها)
21101010044_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (54MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini memiliki tiga tujuan utama yaitu menerjemahkan novel “Tuffāḥ al-Majānīn” karya Yahya Yakhlif ke bahasa Indonesia, mendata permasalahan kesepadanan tingkat kata, dan menguraikan strategi agar terjemahan baik dan tepat, menggunakan strategi yang dijelaskan oleh Mona Baker. Hasil penelitian menunjukkan enam penyebab masalah kesepadanan tingkat kata dalam penerjemahan novel tersebut. Pertama, konsep budaya khusus yang terkandung pada bahasa sumber, banyak ditemukan dalam istilah makanan tradisional. Kedua, bahasa sasaran tidak memiliki satu kata khusus sehingga perlu penjelasan untuk menerjemahkannya. Ketiga, suatu kata mengandung perbedaan sudut pandang antara bahasa sumber dan bahasa target, sehingga makna bisa berubah ketika diterjemahkan secara harfiah. Keempat, perbedaan konsep budaya antara kedua bahasa, banyak ditemukan pada jenis pakaian tradisional. Kelima, bahasa sumber memiliki kata-kata dengan makna yang mirip atau konotasi yang berdekatan. keenam, penggunaan kata serapan dari bahasa lain dalam teks bahasa sumber. Terdapat 4 strategi yang digunakan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut yaitu, (1) penggunaan kata yang lebih umum dari makna asli bahasa sumber, dengan menyampaikan kata spesifik dengan istilah yang bersifat lebih luas atau netral, (2) terjemahan dengan subtitusi budaya, diterapkan pada kata-kata yang mengandung konsep budaya yang khas dan berbeda, dengan menggantinya menggunakan istilah dalam bahasa sasaran yang memiliki fungsi atau nilai serupa, (3) terjemahan kata budaya menggunakan peminjaman kata atau peminjaman kata dengan penjelasan untuk mempertahankan istilah asli dan agar pembaca lebih mengenal budaya asing, terutama istilah makanan dan pakaian tradisional, (4) parafrase menggunakan kata yang berhubungan, ketika tidak ada padanan kata tunggal, maka digunakan frasa yang menunjukkan makna kata tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information / Supervisor: | Dr. Khairun Nahdiyyin, M. A. |
| Uncontrolled Keywords: | الترجمة، تكافؤ الكلمة، واستراتيجيات الترجمة, Terjemahan, Kesepadanan Kata, Strategi Penerjemahan |
| Subjects: | 400 Bahasa > 410 Linguistik, Bahasa Indonesia > 418.02 Translating and Interpreting/Terjemahan dan Penafsiran Bahasa |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Arab (S1) |
| Depositing User: | Muh Khabib |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 11:02 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 14:10 |
| URI: | http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79320 |
Share this knowledge with your friends :
Actions (login required)
![]() |
View Item |
